Sunday, July 23, 2006

Diva & Maestro Indonesia

Addie MS, Erwin Gutawa, Dodo dan Andy Riyanto


Masih inget ketiga sampul album itu kan?
Hanya 3 album itu saja yang aku ikutin dari group Karimata ini. Album selebihnya mungkin tidak lagi sesuai dengan stream-ku.
Karimata memang bukan seperti group musik kebanyakan yang mempunyai musisi dan vokalis sekaligus dalam satu group. Karimata hanya pure group musik yang terdiri dari 5 musisi minus vokalis. Walaupun Chandra Darusman sendiri sebenarnya bisa bernyanyi. Pasti inget dong lagu “Kekaguman” ditaun 80-an yang nge-top banget dibawain sama Chandra Darusman?Kalo ga inget ada lagu recycle-nya kok. Lagu ini di nyanyiin ulang Shelomita sekitar taun 2000 lalu.
Walaupun dialbum ke-3 akhirnya Chandra, Denny dan Aldy (drummer baru) menyumbang suara merdu mereka dilagu “Melangkah”.

Jadi jelas banget kekuatan dan misi dari group musik ini adalah bermain musik (secara instrumental) bukan seperti group musik kebanyakan yang lebih menonjolkan vokalisnya dan bahkan masyarakat luas lebih mengenal nama vokalis dari salah satu group band yang mereka suka tanpa tau siapa nama nama pemain musiknya.
Yah.. mungkin itu lah sialnya jadi member of the band, kadang kalah ngetop sama vokalis. He..he.he..
Tapi Tidak dengan Erwin Gutawa. Biarpun Erwin Gutawa bukan vokalis tapi nama beliau jadi yang paling “bersinar” dari group band ini.
Konser Diva mana sih yang tidak melibatkan nama Erwin Gutawa? Kalau Vina Panduwinata tidak menggandeng Erwin Gutawa di konser 25 tahunnya nanti mungkin karena dalam perjalanan musik Vina memang tidak banyak melibatkan Erwin Gutawa.
Vina lebih akrab dengan sang arranger kesayangannya Dodo dan Addie MS yang teruuuuus setia dari hampir semua albumnya sampe sekarang ini.

Selain Chandra Darusman (Keyboard) dan Erwin Gutawa (Bass) ada juga , Denny TR (gitar), Aminoto Kosin (piano) dan Uce Haryono (drum, lalu digantikan oleh Aldy kemudian Budhy Haryono) yang ngelengkapi group ini, sayangnya group ini harus bubar pada 1994 an.
Ada nana nama yang pernah menjadi vokalis tamu group musik ini antara lain: Lydia dan Dian Pramana Poetra (“Rintangan”) yang kemudian lagu ini di remake ulang oleh Cindy dan Glenn dialbum debut Cindy. (Cindy juga pernah jadi vokalis tamu dialbum The Best-nya The Groove setelah Rika Roeslan Keluar).
Ada juga Ramona Purba yang pernah 2 kali jadi vokalis tamu Karimata didua album yang berbeda begitu juga Lydia yang juga 2 kali menjadi vokalis tamu, kemudian Neno Warisman, Katara Singers, La Storia, Harvey Malaiholo, duet Ricky Basuki dan January Christy. Dan yang terakhir adalah “Ruth Sahanaya” (bintang tamu yang paling istimewa) dan sepertinya Uthe adalah vokalis “kesayangan” group ini. Masa Kecil kecil adalah Judul lagunya dan terdapat dialbum kedua Karimata : “Lima”.
Kenapa saya sebut Uthe itu “kesayangan”?
He..he..he.. Ini cuman pradugaku aja… Jangan ada yang kesinggung yah…

Masih inget album debut (perdana) Uthe yang berjudul Seputih Kasih? Semua personil Karimata (“Lima”) adalah musisi dan juga pencipta lagu dialbum Uthe ini, dibantu juga musisi dan pencipta lagu ternama lainnya seperti (ehem… ) TITI DJ maaf jangan pada bosen dengan nama ini. Pasti nama ini selalu muncul disetiap tulisan saya. Maklum dia memang my Diva… Hehehe..
Munkin ini adalah lagu ciptaan Titi yang pertama dan ini adalah kerjasama Titi yang pertama juga dengan Erwin Gutawa. Jadi kira kira sudah sekitar 19 tahunan yang lalu kerjasama mereka ini. Selain Titi ada juga Addie MS, Indra Lesmana, Dian Pramana Poetra, Oddi Agam dan lainnya.
Semenjak album debut Uthe di Aquarius kemudian Musica (hanya satu album) hingga album produksi Sony & BMG dan yang terakhir produksi bersama Warner ,Aquarius dan Sony untuk konser 3 Diva, Erwin Gutawa dan the rest of Karimata tetap setia mendampingi Uthe. Nah.. Gimana gak jadi "kesayangan"...?
Jarang sekali penyanyi yang punya musisi pendamping tetap dari sejak awal dia berkarir. Hanya Uthe dan Vina saja yang mungkin punya kehebatan itu.
25 tahun bukan waktu yang singkat untuk suatu perjalanan musik , Sepanjang 25 tahun itu Vina tetap setia didampingi Dodo dan Addie MS. Jadi tidaklah heran kalo untuk konser kali ini Vina memilih Addie dan Dodo sebagai arranger untuk konser 25 tahunnya nanti. Begitu juga Uthe yang hampir 20 tahun bersama Erwin Gutawa selalu saling melibatkan satu sama lain. Terbukti di Album Erwin Tribute To Keos bersaudara Uthe juga tetap dilibatkan.

Ngomong ngomong soal si Maestro Addie MS… Apa nanti di Konser 25 tahun Vina ada Oddie Agam juga nggak ya? Mengingat di iklan radio tidak menyebutkan Twilite Orchestra yang Oddie Agam dan Addie MS dirikan. Selain itu Vina juga indentik dengan lagu lagu Oddie Agam-nya.
Lain dengan Titi DJ… Titi terkenal dengan inovasi dan gayanya yang selalu “update” dan cendrung melawan arus. Begitu juga dengan musiknya, sudah begitu banyak sekali Titi mengandeng musisi papan atas Indonesia. Mulai Dari Indra & Jack Lesmana, Dodo Zakaria sampe Maestro muda Andy Riyanto (Magenta Orchestra), Dian Pramana Poetra dan lainnya, akhirnya untuk album terakhirnya ini,Titi kembali menggandeng Erwin setelah 19 taun sejak kerjasama pertama mereka, kali ini selain sebagai arranger, Erwin juga merangkap sebagai produser album "Melayani Hatimu" milik Titi ini.
Di Konser 3 Diva pun Titi menyanyikan lagu ciptaan mereka berdua : “Kau Selalu Ada”.
Sebenernya terima kasih banyak Untuk KD production yang sudah membuat tontonan spekta ini, walaupun saya berharap bukan KD yang menjadi salah satu dari 3 DIVA itu.
KD memang sangat talented, powerful dan popular dan sangat pantas dengan julukan Diva-nya itu.
Tapi KD tidak sekelas dengan Titi dan Uthe. Stream musik KD jauh berbeda dengan mereka. Musisi yang biasa ada dialbum album KD pun tidak sekelas dengan musisi musisi yang biasa membuat musik untuk Uthe dan Titi.
KD boleh saja menggandeng Erwin disetiap Konsernya. Tapi itu hanyalah taktik KD saja untuk menaikan pamor musiknya yang kurang berkelas itu supaya bisa sejajar dengan Vina, Uthe dan Titi.Baru dialbum terakhirnya (Cahaya) kalo ga salah dia bekerja sama dengan Erwin Gutawa. Wah terobsesi bangedz pingin jadi one of the Erwin gutawa Girls nih...?

Kenapa KD tidak memakai musisi asli dari jenis musik nya sendiri yah?? Seperti yang Vina Uthe dan Titi lakukan?? Kenapa harus melenceng mencari sang Maestro?? Mau tidak mau itu berarti adalah pengakuan dari KD sendiri kalo musik dia belum pantas disejajarkan dengan Titi dan Uthe Makanya dia menggandeng sang Maestro untuk semua konsernya.
What a pity…KD…
Ada satu lagu yang harus di “Up grade” secara maksimal oleh Erwin supaya menghilangkan kesan dangdut-nya. Erwin memasukan unsur unsur India disitu yang memang masih satu stream.
Mungkin KD lebih cocok dengan “Soneta Orchestra “ milik Bang Rhoma Irama dari pada harus memaksakan Erwin Gutawa untuk memainkan lagu “Penasaran” karya Bang Rhoma di Konser itu…
Just Be Yourself KD…
Kasian Titi, Uthe dan bang Erwin yang kena batunya memainkan musik yang bukan stream mereka.

3 comments:

Anonymous said...

aku sampe bengong baca blog terakhir kamu ttg KD...soalnya aku juga berpikiran sama dng temanku bernama EDU di jakarta..
kalo kamu sempatkan baca komentar ANITA dan EDU..di tembang.com ttg konser 3 diva...
kamu pasti bengong..krn ternyata tiga diva sebenarnya adalah ANO EDU and ANITA...ehheehehhehe


anton

Anonymous said...

dear ano,

salam kenal ...
ngomongin tentang karimata, saya baru aja beli cd2nya yang pasti, lima dan biting.
saya masih nyari satu lagi cd mereka utk nglengkapin koleksi... berlabel aquarius sebelum album jezz yang ada lagunya 'jangan salah' ... kalo ada info dimana dapetinnya ... tolong ya please

trims banyak,
satyo
shatmadi@yahoo.com

Denie said...

hiks... jadi kangen ama album pertamanya si uthe. nyariin skrg di internet, susah bener yg bener2 original albumnya dia :(

ada ide? hiks... boleh donk kalo ada informasinya... makasih...


-dn-